
Jeda FIFA Matchday Jadi Momentum Persebaya Pulihkan Pemain Cedera
Persebaya Surabaya Jeda FIFA Matchday tidak hanya menjadi waktu bagi untuk menghentikan sementara aktivitas kompetisi. Momen tersebut justru dimanfaatkan Bajul Ijo untuk memulihkan sejumlah pemain yang mengalami cedera sekaligus meningkatkan kebugaran skuad.
Kompetisi BRI Super League 2026/2027 saat ini memasuki masa jeda karena agenda FIFA Matchday. Kondisi tersebut memberikan kesempatan bagi tim pelatih dan medis Persebaya untuk menangani pemain yang belum berada dalam kondisi terbaik.
Pada pertandingan sebelumnya kontra Garudayaksa FC, Persebaya harus kehilangan tiga pemain, yakni Ernando Ari, Francisco Rivera, dan Matheus Lagoa. Sementara itu, Alex Martins baru saja kembali setelah melewati proses pemulihan cedera.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa kondisi beberapa pemain memang masih membutuhkan perhatian khusus. Karena itu, jeda kompetisi menjadi kesempatan penting untuk melakukan pemulihan secara lebih maksimal.
“Rivera cedera, Nando cedera dan Matheus cedera. Sedangkan Alex baru pulih dari cedera,” ujar Tavares.
Matheus Lagoa bahkan sebelumnya diproyeksikan dapat tampil. Namun, rencana tersebut berubah setelah pemain anyar Persebaya itu mengalami cedera ketika menjalani sesi latihan.
“Matheus cedera pada sesi latihan ketiga sejak dia tiba. Dia sedang berlari sendirian saat pemanasan dan sayangnya malah mengalami cedera,” jelas Tavares.
Saddil Ramdani Masih Membutuhkan Adaptasi
Selain persoalan cedera, Bernardo Tavares juga memberikan perhatian terhadap proses adaptasi Saddil Ramdani. Pemain yang dipinjam Persebaya dari Persib Bandung tersebut belum memperoleh banyak menit bermain sejak bergabung dengan Bajul Ijo.
Tavares tidak ingin memaksakan Saddil tampil dalam durasi panjang. Pasalnya, sang pemain sebelumnya juga tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain di klubnya.
“Di Persib dia jarang bermain, maka dari itu kami pinjam. Tapi dia juga bukan mesin, mereka tidak bisa bermain 90 menit,” tegas Tavares.
Situasi tersebut membuat jeda FIFA Matchday menjadi periode yang cukup penting bagi Persebaya. Selain memberikan waktu pemulihan kepada pemain cedera, tim pelatih juga dapat mempersiapkan pemain baru agar semakin menyatu dengan sistem permainan.
Tim Medis Berpacu dengan Waktu
Selama kompetisi berhenti sementara, tim medis Persebaya memiliki kesempatan untuk menjalankan program rehabilitasi berdasarkan kondisi masing-masing pemain.
Pemulihan tersebut diharapkan dapat membuat para pemain kembali secara bertahap sebelum kompetisi kembali bergulir. Dengan perjalanan BRI Super League 2026/2027 yang masih panjang, ketersediaan skuad menjadi salah satu aspek penting bagi Bernardo Tavares.
Persebaya tentu berharap jeda internasional kali ini membawa dampak positif. Para pemain yang sebelumnya mengalami masalah kebugaran diharapkan dapat kembali dalam kondisi lebih siap ketika Bajul Ijo kembali menjalani pertandingan.
Sumber: UPLIGA







