
Fabio Lefundes Soroti Perpindahan Laga Persija vs Java United ke Bali
UPLIGA – Pelatih Java United FC, Fabio Lefundes, menyayangkan perubahan lokasi pertandingan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ketiga Super League 2026/2027.
Duel yang semula dijadwalkan berlangsung di Jakarta akhirnya dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) malam WIB.
Perubahan venue menjadi perhatian tersendiri bagi Lefundes. Menurut pelatih asal Brasil tersebut, Java United sebenarnya berharap pertandingan dapat berlangsung sesuai jadwal awal dan memberikan kesempatan kepada tim untuk merasakan atmosfer pertandingan secara langsung.
"Seharusnya pertandingan dimainkan di Jakarta, tetapi karena tidak memungkinkan, akhirnya dipindahkan ke Bali. Kami sebenarnya berharap pertandingan tersebut bisa dimainkan di kandang sendiri," ujar Lefundes.
Kehilangan Atmosfer Suporter
Selain perubahan lokasi, pertandingan Persija kontra Java United juga dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton.
Situasi tersebut membuat Lefundes merasa ada sesuatu yang hilang dari pertandingan. Baginya, atmosfer stadion dan dukungan suporter merupakan bagian penting dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Pelatih Java United itu menilai pertandingan dengan tribun yang dipenuhi penonton dapat memberikan energi tersendiri bagi pemain di lapangan.
Meski demikian, Lefundes tetap mengakui bahwa Stadion Kapten I Wayan Dipta memiliki fasilitas yang bagus untuk menggelar pertandingan.
"Keuntungannya, bermain di Bali tentu memiliki fasilitas yang bagus. Namun, sebagai pemain dan pelatih, saya ingin penonton bisa datang dan merasakan atmosfer pertandingan secara langsung," katanya.
Dengan kondisi tersebut, Java United harus menerima kenyataan bahwa laga penting melawan Persija akan berlangsung dalam suasana yang berbeda dari pertandingan kandang pada umumnya.
Java United Memburu Kemenangan Perdana
Terlepas dari persoalan venue, Lefundes tetap meminta para pemainnya fokus terhadap pertandingan.
Java United belum memperoleh kemenangan dalam dua pertandingan awal Super League 2026/2027. Pada pertandingan pertama, mereka bermain imbang 1-1 menghadapi Garudayaksa FC.
Hasil tersebut kemudian diikuti kekalahan dramatis 2-3 dari Persita Tangerang pada pekan kedua. Java United bahkan sempat berada dalam posisi unggul sebelum akhirnya kehilangan poin.
Situasi itu membuat pertandingan menghadapi Persija menjadi kesempatan bagi Java United untuk mendapatkan hasil positif sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Lefundes menegaskan bahwa timnya datang ke Bali dengan target mendapatkan poin.
"Target kami adalah mendapatkan hasil positif. Kami harus meraih poin untuk mengangkat posisi di klasemen," ujar Lefundes.
Persija Datang dengan Modal Positif
Di kubu lawan, Persija Jakarta justru memasuki pekan ketiga dengan hasil sempurna.
Macan Kemayoran mengawali kompetisi dengan kemenangan 1-0 atas Borneo FC. Mereka kemudian kembali meraih tiga poin setelah menundukkan Persib Bandung dengan skor 2-1.
Dua kemenangan tersebut membuat Persija mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.
Kondisi tersebut membuat Java United menghadapi tantangan yang tidak mudah.
Namun, Lefundes tidak ingin menjadikan catatan pertandingan sebelumnya sebagai patokan mutlak. Menurutnya, sepak bola selalu memberikan kemungkinan berbeda dalam setiap pertandingan.
"Tim yang sebelumnya meraih hasil kurang baik tetap memiliki peluang. Sementara tim yang punya tren positif juga bisa mendapatkan hasil kurang baik di pertandingan berikutnya," kata Lefundes.
Lefundes Waspadai Persija di Bawah Shin Tae-yong
Selain performa Persija, Lefundes juga memberikan perhatian terhadap perubahan di kursi kepelatihan Macan Kemayoran.
Persija kini ditangani Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu berhasil membawa Persija meraih dua kemenangan pada dua pertandingan pertama musim ini.
Lefundes memahami bahwa pengalaman Shin Tae-yong di sepak bola Indonesia dapat menjadi salah satu faktor yang membuat Persija tampil lebih terorganisasi.
Meski begitu, Java United tetap mempersiapkan diri untuk memberikan perlawanan.
Bagi Lefundes, hasil dua pertandingan pertama tidak menjamin apa yang akan terjadi dalam pertemuan berikutnya. Java United tetap memiliki peluang untuk mencuri poin apabila mampu menjalankan rencana permainan dengan baik.
Laga Tanpa Penonton Tetap Jadi Ujian
Pertandingan Persija kontra Java United akhirnya menjadi duel yang cukup unik.
Selain mempertemukan dua tim dengan tren berbeda, pertandingan juga digelar di luar Jakarta dan tanpa kehadiran suporter. Persija tetap berstatus sebagai tim tuan rumah, tetapi harus memainkan laga tersebut di Bali.
Bagi Java United, kondisi ini tentu membuat persiapan pertandingan sedikit berbeda. Namun, fokus utama tetap berada di lapangan.
Lefundes membawa 23 pemain ke Bali dan masih harus menentukan komposisi pemain utama setelah menjalani sesi latihan terakhir.
Pertandingan pun menjadi kesempatan bagi Java United untuk membuktikan perkembangan tim setelah melewati dua laga awal yang belum menghasilkan kemenangan.
Java United Tak Ingin Pulang dengan Tangan Hampa
Perpindahan venue dan absennya penonton memang menjadi sorotan Fabio Lefundes.
Namun, setelah pertandingan dimulai, seluruh perhatian Java United akan tertuju pada permainan di lapangan.
Laskar Kepodang Emas membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisi mereka sekaligus meningkatkan kepercayaan diri menghadapi perjalanan panjang Super League 2026/2027.
Persija memiliki modal dua kemenangan beruntun. Java United datang dengan misi mencari kemenangan pertama.
Pertemuan di Stadion Kapten I Wayan Dipta pun menjadi ujian berikutnya bagi proyek baru Java United di bawah arahan Fabio Lefundes.







