
Nil Maizar Siapkan Evaluasi Total, Semen Padang Tak Mau Ulangi Kesalahan di Dua Laga Awal
PADANG — Semen Padang FC belum sepenuhnya puas dengan perjalanan mereka pada dua pertandingan awal Pegadaian Championship 2026/27. Meski berhasil mengamankan kemenangan di laga pembuka, Kabau Sirah kemudian harus rela kehilangan dua poin setelah ditahan imbang PSIS Semarang.
Pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar, langsung menaruh perhatian serius terhadap sejumlah kekurangan yang terlihat dalam dua pertandingan tersebut. Evaluasi menyeluruh pun menjadi agenda penting agar timnya bisa tampil lebih konsisten pada pertandingan berikutnya.
Pada laga perdana, Semen Padang sukses mencuri kemenangan 1-0 saat bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh. Gol tunggal Ary Maring pada menit ke-71 membawa Kabau Sirah pulang dengan tiga poin. Namun, Nil Maizar tetap meminta anak asuhnya tidak cepat puas karena masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi.
Memasuki pertandingan kedua kontra PSIS Semarang, Semen Padang sebenarnya mampu tampil menjanjikan. Igor Cukovic membawa timnya unggul cepat pada menit ke-8 setelah memanfaatkan peluang yang dibangun dari lini serang.
Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. PSIS mencetak gol penyama kedudukan melalui Hari Nur Yulianto pada menit ke-90.
Hasil tersebut membuat Nil Maizar kecewa. Menurutnya, Semen Padang seharusnya mampu mengamankan tiga poin apabila konsentrasi para pemain tetap terjaga hingga peluit panjang.
Bagi sang pelatih, masalah bukan hanya terletak pada hasil akhir, tetapi juga bagaimana tim mampu mempertahankan fokus, terutama ketika pertandingan memasuki menit-menit krusial.
Karena itu, evaluasi menjadi pekerjaan rumah penting bagi Kabau Sirah. Aspek taktikal, konsentrasi pemain, koordinasi pertahanan, hingga efektivitas dalam memanfaatkan peluang akan menjadi perhatian sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Meski kecewa dengan hasil imbang tersebut, Nil tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain. Ia menilai seluruh pemain telah bekerja keras selama 90 menit dan menunjukkan semangat untuk memberikan hasil terbaik.
Dukungan suporter juga mendapat perhatian khusus dari Nil. Kehadiran pendukung Semen Padang yang datang langsung memberikan energi tambahan bagi tim.
Dengan perjalanan kompetisi yang masih panjang, Semen Padang kini dituntut menjadikan dua pertandingan awal sebagai bahan pembelajaran. Kemenangan atas Persiraja menjadi modal positif, sementara kegagalan mempertahankan keunggulan kontra PSIS menjadi peringatan agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.
Sumber: UPLIGA







