
PSPS Pekanbaru Wajib Waspada, Persiraja Datang Membawa Misi Bangkit
Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Sabtu (19/9/2026) sore. Kick-off pertandingan dijadwalkan pukul 15.30 WIB.
PSPS datang dengan tekad memperbaiki hasil pada pertandingan pembuka. Pada laga perdana, tim berjuluk Askar Bertuah tersebut harus mengakui keunggulan PSIS Semarang dengan skor 1-2 di Stadion Jatidiri.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi. Menurutnya, tim harus tampil lebih fokus dan mampu menjalankan rencana permainan yang telah disiapkan.
“Laga ini sangat penting, apalagi laga perdana di kandang. Semoga bisa menang,” ujar Akhyar seperti dikutip dari laporan ILeague.
Akhyar Tak Ingin Persiraja Diremehkan
Meski Persiraja juga mengalami kekalahan pada laga pembuka, Akhyar meminta anak asuhnya tidak melihat hasil tersebut sebagai ukuran kekuatan lawan.
Persiraja sebelumnya kalah tipis 0-1 dari Semen Padang. Kendati gagal meraih poin, permainan Laskar Rencong dinilai tetap menunjukkan kualitas yang patut diperhitungkan.
Akhyar memiliki alasan tersendiri untuk memahami karakter Persiraja. Ia pernah menangani klub asal Banda Aceh tersebut pada musim sebelumnya sehingga mengetahui sejumlah karakter permainan lawan.
Karena itu, PSPS diperkirakan akan menghadapi pertandingan yang cukup ketat. Persiraja memiliki motivasi tambahan untuk mendapatkan hasil positif setelah gagal meraih poin pada pertandingan pertama.
“Kita tetap mengantisipasi beberapa kelebihan dari Persiraja dan mewaspadai kebangkitan mereka,” kata Akhyar.
Kondisi Skuad PSPS Lebih Lengkap
Dari sisi kesiapan pemain, PSPS mendapatkan kabar positif. Akhyar memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi fit menjelang pertandingan.
Aulia Lubis yang sebelumnya mengalami cedera pada laga menghadapi PSIS juga telah pulih. Kembalinya sang pemain memberikan tambahan opsi bagi tim pelatih dalam menentukan komposisi pemain.
Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi PSPS untuk menghadapi pertandingan kandang pertama musim ini.
Akhyar menilai konsentrasi pemain akan menjadi salah satu faktor penting. Kesalahan sendiri dan hilangnya fokus menjadi bagian yang dievaluasi setelah pertandingan melawan PSIS.
Persiraja Juga Punya Tekanan untuk Bangkit
Di kubu Persiraja, pertandingan di Pekanbaru menjadi kesempatan untuk menghapus hasil kurang maksimal pada laga sebelumnya.
Kekalahan dari Semen Padang membuat tim asuhan Persiraja membutuhkan respons cepat pada pertandingan berikutnya. Mereka tentu tidak ingin kembali kehilangan poin dalam dua pertandingan awal kompetisi.
Situasi tersebut membuat PSPS perlu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Status sebagai tuan rumah sekaligus tekanan untuk meraih kemenangan dapat membuat pertandingan berlangsung terbuka dan kompetitif.
Selain itu, sejarah pertemuan kedua klub juga menunjukkan persaingan yang relatif berimbang. Dalam 16 pertemuan sejak 2017, PSPS dan Persiraja sama-sama mencatat lima kemenangan, sementara enam laga lainnya berakhir imbang.
Laga Penting untuk Kedua Tim
Pertandingan PSPS Pekanbaru kontra Persiraja bukan hanya soal tiga poin. Kedua tim sama-sama memiliki kepentingan untuk mendapatkan hasil positif setelah gagal menang pada pertandingan pertama.
PSPS ingin memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk meraih kemenangan perdana. Sementara Persiraja datang dengan target memperbaiki hasil dan membawa pulang poin dari Pekanbaru.
Akhyar pun meminta para pemainnya tetap berpegang pada rencana permainan yang sudah dipersiapkan tim pelatih.
Jika mampu menjaga konsentrasi, mengurangi kesalahan sendiri, dan menjalankan instruksi dengan disiplin, PSPS memiliki peluang untuk memberikan tekanan kepada Persiraja sejak awal pertandingan.
Namun, Persiraja dipastikan tidak datang untuk sekadar bertahan. Misi bangkit setelah kekalahan dari Semen Padang membuat duel di Stadion Kaharuddin Nasution layak menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027.
Sumber: UPLIGA







