
PSM vs Persita: Duel Sengit Dua Tim dengan Mental Pantang Menyerah
Pertandingan PSM Makassar kontra Persita pada lanjutan BRI Super League 2026/2027 diprediksi berlangsung menarik. Kedua kesebelasan akan bertemu di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (19/9/2026) sore WIB.
PSM dan Persita dikenal sebagai tim yang memiliki daya juang tinggi. Mereka mampu menjaga intensitas permainan hingga penghujung laga, termasuk ketika pertandingan telah memasuki masa injury time.
Mental tersebut terlihat dalam pertandingan terakhir PSM. Juku Eja berhasil menghindarkan diri dari kekalahan ketika menghadapi Arema FC. Luca Cumic menjadi penyelamat melalui gol pada menit 90+6 yang membuat skor akhir menjadi 3-3.
Persita juga memperlihatkan karakter serupa. Pendekar Cisadane berhasil mengalahkan Java United dengan skor 3-2. Rayco Rodriguez serta Aleksa Andrejic menjadi pencetak gol penting bagi Persita pada menit ke-89 dan 90+6.
Semangat siri na pace yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Makassar turut melekat pada skuad PSM. Filosofi tersebut membuat para pemain tetap berjuang sampai pertandingan berakhir. Darije Kalezic pun mulai mendapatkan alasan untuk merasa lebih tenang melihat perkembangan timnya.
Freddy Muli menilai performa PSM masih sangat mungkin berkembang. Menurutnya, perubahan besar dalam komposisi skuad membuat tim membutuhkan waktu untuk menemukan permainan terbaik.
"Dari pengalaman saya melatih, wajar untuk PSM yang musim ini merombak skuat cukup masif dan terlambat mempersiapkan diri belum maksimal permainannya. Tapi filosofi siri na pace jadi spirit para pemain tak mau kalah," ujar Freddy Muli.
Mantan pemain Timnas Indonesia tersebut juga memprediksi pertandingan melawan Persita akan menjadi ujian berbeda bagi PSM. Ia melihat kedua tim mempunyai karakter serta mental bertanding yang relatif kuat.
"Lihat saja nanti. Permainan PSM pasti lebih baik saat menghadapi Persita. Ini akan jadi partai sengit, karena kedua tim punya mental sama-sama kuat. Sebagai tim legendaris di Indonesia, PSM tak mau berada di papan bawah," katanya.
Dari sisi komposisi pemain, Darije Kalezic berpeluang melakukan perubahan susunan starter. Salah satu posisi yang dapat mengalami rotasi adalah penjaga gawang. Hilmansyah sejauh ini telah kemasukan enam gol dalam dua pertandingan secara beruntun.
PSM masih mempunyai alternatif di bawah mistar, yaitu Syaiful Syamsuddin dan M. Ardiansyah. Apabila ingin mendapatkan kemenangan perdana sekaligus memperbaiki posisi di klasemen, evaluasi terhadap performa seluruh lini menjadi hal penting bagi PSM.
Persita sendiri datang dengan sejumlah pemain asing yang mempunyai kualitas individu cukup baik. Dari empat gol yang telah dibuat tim besutan Carlos Pena, seluruhnya lahir melalui kontribusi pemain asing. Luquinhas dan Alexandre Ramalingom menjadi dua nama yang cukup menonjol.
Sebaliknya, Persita juga harus memberikan perhatian kepada Luca Cumic. Penyerang PSM tersebut sudah mencatatkan dua gol. Stefan Jevtoski yang berstatus debutan di skuad Juku Eja juga dapat menjadi ancaman bagi pertahanan tim tamu.
Prakiraan Pemain
PSM (3-4-3): Syaiful Syamsuddin/M. Ardiansyah (kiper), Luiz Victor, M. Hidayat Aloisio Neto (B), Ananda Raehan, Dusan Lagator, Stefan Jevtoski, Navarone Foor (T), M. Rizky Eka Pratama, Kodai Tanaka, Luca Cumic (D).
Pelatih: Darije Kalezic (Bosnia-Herzegovina).
Persita (4-4-2): Igor Rodrigues (kiper), Mario Jardel, Dion Markx, Tamirlan Kozubaev, Javlon Guseynov (B), Rayco Rodríguez, Pablo Ganet, Wahyudi Hamisi, Luquinhas (T), Hokky Caraka, Alexandre Ramalingom (D).
Pelatih: Carlos Pena (Spanyol).







